Ekonomi Bisnis

Bisakah Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp16.000? Hal ini Syaratnya

9
×

Bisakah Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp16.000? Hal ini Syaratnya

Sebarkan artikel ini
Bisakah Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp16.000? Hal ini Syaratnya

SAMOSIR – Skor tukar rupiah belakangan ini sedikit menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) didukung data perdagangan domestik yang digunakan kuat dan juga langkah Bank Tanah Air (BI) mengerek naik suku bunga acuan. Namun demikian, sepekan ini rupiah tercatat masih berada pada melawan level Rp16.000 per USD.

Pertanyaannya, mungkinkah rupiah kembali menguat sehingga meninggalkan level Rp16.000 per USD? Menurut Ekonom BCA David Sumual, kemungkinan itu sangat terbuka, terlebih dalam pada waktu ketegangan geopolitik yang tersebut mulai mereda dan juga indeks dolar Negeri Paman Sam yang digunakan sedikit turun.

“Mungkin saja, kan sebab perkembangannya sangat dinamis. Kalau saya perhatikan, ini sekarang mereda kan ketegangannya, indeks dolarnya juga sedikit menurun, harga jual minyaknya turun ya, bukanlah bukan kemungkinan besar kembali ya,” jelas David di sela acara Latihan Jurnalis BI dalam Samosir, Sumatera Utara, Akhir Pekan (28/4/2024).

Menurut David, kedudukan rupiah pada waktu ini masih relatif kompetitif dibandingkan dengan mata uang negara-negara lain terhadap dolar AS. Berdasarkan catatan BI, pelemahan rupiah sampai dengan 23 April 2024 tercatat tambahan rendah yakni 5,07% (ytd) apabila dibandingkan yen Jepun juga dolar Selandia Baru yang tersebut masing-masing melemah 8,91% kemudian 6,12% (ytd).

Demikian pula dengan mata uang kawasan, seperti baht Thailand juga won Korea yang digunakan per individu melemah 7,88% juga 6,55% (ytd).

Menurut David, nilai tukar rupiah masih bisa jadi kembali naik. Namun, ia menekankan pentingnya memperhitungkan nilai fundamental kegiatan ekonomi seperti ekspor dan juga inflasi. Dia mengingatkan adanya unsur pemuaian pangan yang digunakan naik beberapa waktu ini.

“Kita harus perhitungkan nilai fundamental seperti ekspor, inflasi, kita tahu kan kenaikan harga pangan kita naik cukup tinggi ya beberapa bulan terakhir. Nah ini tentu mempengaruhi ekspor-impor kita, itu mempengaruhi juga fundamental rupiah,” paparnya.

Artikel ini disadur dari Bisakah Rupiah Menguat Tinggalkan Level Rp16.000? Ini Syaratnya