Teknologi

Kim Kardashian Dituding Gunakan AI, Fans Temukan Banyak Kejanggalan

8
×

Kim Kardashian Dituding Gunakan AI, Fans Temukan Banyak Kejanggalan

Sebarkan artikel ini
Kim Kardashian Dituding Gunakan AI, Fans Temukan Banyak Kejanggalan

NEW YORK Kim Kardashian baru-baru ini dituduh menggunakan Kecerdasan Buatan untuk membantu memasarkan program Skims barunya pasca orang-orang memperhatikan beberapa kejanggalan pada video yang tersebut ia bagikan pada media sosial.

Tuduhan ini muncul setelahnya Kim mengumumkan peluncuran perangkat lunak Skims baru di dalam Instagram minggu lalu.

Dalam video tersebut, Kim terlihat mengenakan pakaian serba hitam serta dengan antusias menyatakan terhadap para pengikutnya, “Saya sangat bersemangat dengan perangkat lunak Skims baru kami!”

Seperti dilansir dari Unilad Selasa (23/3/2024), video yang dimaksud kemudian beralih ke kumpulan klip yang mana menunjukkan fitur-fitur aplikasi mobile serta cara kerjanya.

Kim menjelaskan, “Aplikasi ini menimbulkan berbelanja bermetamorfosis menjadi sangat ringan serta dirancang berdasarkan masukan pelanggan kami. Kami menjadikan penjelajahan semua koleksi kami sangat lancar juga dipersonalisasi sesuai preferensi Anda.”

Video yang dimaksud diedit di Instagram dengan judul “Kami mendengar Anda: Aplikasi SKIMS akhirnya hadir!”. Meskipun sejumlah khalayak yang mana menyambut baik peluncuran perangkat lunak ini, beberapa pengguna media sosial memperhatikan beberapa kejanggalan di video tersebut.

Beberapa khalayak menduga bahwa Kim menggunakan Artificial Intelligence untuk menciptakan bagian-bagian tertentu dari videonya, ke mana wajahnya tampak tak sinkron dengan suaranya.

Dugaan ini semakin diperkuat dengan adanya aksi tubuh yang dimaksud kaku lalu ekspresi wajah yang tiada natural.

Hingga pada waktu ini, Kim Kardashian belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan tersebut. Tim Skims juga belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk menanggapi prakiraan yang beredar.

Artikel ini disadur dari Kim Kardashian Dituding Gunakan AI, Fans Temukan Banyak Kejanggalan