Ekonomi Bisnis

Berhenti Jadi Karyawan, Agen BRILink Sujana Bantu Literasi Keuangan Kaum Perantau

10
×

Berhenti Jadi Karyawan, Agen BRILink Sujana Bantu Literasi Keuangan Kaum Perantau

Sebarkan artikel ini
Berhenti Jadi Karyawan, Agen BRILink Sujana Bantu Literasi Keuangan Kaum Perantau

JAKARTA – Usaha Mikro Kecil serta Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung kegiatan ekonomi Indonesia. Tak hanya saja berperan sebagai penopang sektor ekonomi rakyat, UMKM juga berubah jadi salah satu pilar sosial masyarakat.

Dalam mengupayakan UMKM, PT Bank Rakyat Nusantara (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya melalui AgenBRILink, yang mana tak semata-mata membantu operasi keuangan, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Peran membantu literasi keuangan ini salah satunya dijalankan Agen BRILink Nabil Hakim milik Sujana pada kawasan Jatinegara, Ibukota Timur.

Sujana mengatakan, sebelum bermetamorfosis menjadi agen BRILInk tahun 2016 dulunya beliau telah berubah menjadi pelanggan BRI selama bertahun-tahun dengan profesi menjadi karyawan dalam sebuah perusahaan swasta.

Setelah beberapa tahun bekerja sebagai pribadi karyawan, Sujana memutuskan pergi dari dan juga merintis beberapa usaha yakni bidang usaha foto copi, jasa pengiriman pos lalu juga jasa cuci cetak foto.

“Hingga pada suatu waktu ketika sedang mengajukan pinjaman untuk mengembangkan usaha, saya ditawari berubah jadi agen BRIlink oleh BRI. Setelah tanya syarat-syaratnya apa semata akhirnya saya resmi berubah jadi agen sekitar tahun 2017-an,” tutur Sujana terhadap SINDONews ke outlet warung Agen BRILinknya dalam kawasan Rawa Bunga, Jatinegara Ibukota Timur baru-baru ini

Sambil menjalankan beberapa jumlah usaha dari foto copy, cuci cetak foto hingga pengiriman pos dan juga menjadi AgenBRILink, Sujana bukanlah belaka membantu mendapatkan penghasilan dari sharing fee, melainkan juga mengambil bagian membantu komunitas dalam sekitarnya bisa jadi melek perihal literasi keuangan.

Terlebih selama ini tetangga sekitar rumahnya sejumlah berprofesi sebagai kaum kelas ke bawah yang digunakan rata-rata tidak pendatang asli Ibukota Indonesia alias kaum perantau. Kebanyakan kaum perantau ini berasal dari Jawa Tengah kemudian Jawa Barat dengan profesi beragam. Di antaranya penjual kasur keliling, tukang bakso lalu tukang somai lalu tukang kredit keliling

Sebagai perantau, lanjut Sujana, banyak tetangganya yang tersebut biasa mengirim uang ke keluarganya dalam kampung halaman untuk memenuhi permintaan hidup sehari-hari. Kebiasaan mengirim uang yang dimaksud telah lazim direalisasikan para perantau dalam Ibukota yang digunakan biasanya menjadi tulang punggung keluarga.

Sujana mengaku juga merupakan pemukim pendatang serta tidak warga asli ibu kota. Karena itu dirinya merasa sanggup mengenali lalu merasakan kebiasaan orang-orang peratau tetangganya yang dimaksud menginginkan mampu mengirim uang ke kampung secara cepat, praktis lalu enteng tanpa harus ke bank.

Artikel ini disadur dari Berhenti Jadi Karyawan, Agen BRILink Sujana Bantu Literasi Keuangan Kaum Perantau