Otomotif

Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal di Kelapa Gading: Salah Siapa?

8
×

Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal di Kelapa Gading: Salah Siapa?

Sebarkan artikel ini
Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal dalam Kelapa Gading: Salah Siapa?

JAKARTA – Video mobil menabrak tembok salah satu mall pada kawasan Kelapa Gading, Ibukota Utara (Jakut), menyebar pada media sosial. Siapa yang salah?

Dalam sebuah video tersebar luas pada media sosial terlihat bahwa mobil Chery Omoda E5 menabrak dinding pusat perbelanjaan Mall of Indonesi (MoI), pada Kelapa Gading DKI Jakarta Utara.

Gara-garanya, ada seseorang anak yang menaiki mobil yang dimaksud dan juga duduk ke bangku kemudi.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom mengumumkan bahwa kejadian pada hari Mingguan (21/4/2024) itu sudah ada selesai. Kasus yang mana melibatkan anak yang tersebut masih duduk di dalam bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 1 lalu show room sudah ada diselesaikan secara kekeluargaan.

Tentu saja, persoalan hukum ini dapat jadi pembelajaran juga bagi dia yang digunakan terlibat: pihak diler mobil, pengelola mal, juga konsumen.

Ario Aunuddin, praktisi event organizer, menyampaikan bahwa umumnya event organizer yang dimaksud biasa meng-handle hasil otomotif telah miliki Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait keamanan.

“Namun, kalau mengawasi persoalan hukum ini merupakan pameran skala kecil yang mana ramai-ramai direalisasikan oleh diler tidak APM (Agen Pemegang Merek),” ungkapnya.

Maka, yang dimaksud berlaku hanya sekali SOP mal/pusat perbelanjaan. Artinya, tak boleh menyalakan mesin selama jam operasional pusat belanja buka.

”Harus diakui, oleh sebab itu yang tersebut dipamerkan mobil listrik aturan ini jadi sedikit longgar. Karena tidak ada ketahuan. Tidak ada suara, tidaklah ada emisi, kemudian tak ada bau asap,” bebernya.

Untuk mobil Internal Combustion Engine (ICE), umumnya event organizer menggunakan perangkat CTEK. “Artinya, fitur-fitur yang dimaksud harus sanggup menyala menggunakan listrik dari luar, bukanlah dari mobil,” bebernya.

Siapa yang digunakan Salah?

Ario sendiri mengerti akan upaya tenaga penjual yang dimaksud nekad menyalakan mobil listrik untuk lebih besar meyakinkan calon pembeli. Karena tiada semua tenaga penjual dibekali pengetahuan tentang keamanan. Sebab, tugasnya belaka berjualan.

Artikel ini disadur dari Misteri Mobil Menabrak Tembok Mal di Kelapa Gading: Salah Siapa?