Otomotif

Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal pada Kelapa Gading

9
×

Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal pada Kelapa Gading

Sebarkan artikel ini
Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal pada Kelapa Gading

JAKARTA – Video mobil menabrak tembok salah satu pusat perdagangan pada kawasan Kelapa Gading, DKI Jakarta Utara (Jakut), ramai di media sosial. Tapi, apa penyebabnya?

Dalam video yang mana dipublikasikan di dalam bermacam media sosial Mulai Pekan (22/4/2024) itu disebutkan bahwa mobil melaju kemudian menabrak dinding pusat perbelanjaan Mall of Tanah Air (MoI), dalam Kelapa Gading Ibukota Indonesia Utara. Gara-garanya, ada individu anak yang menaiki mobil yang dimaksud lalu duduk pada bangku kemudi.

Dinarasikan bocah yang disebutkan tak sengaja menginjak pedal gas mobil, tak lama kemudian mobil menabrak tembok mal. Benarkah seperti itu?

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom yang digunakan telah dilakukan melakukan pengecekan ke lokasi tidak ada mengatakan secara jelas kronologi kejadian pada Akhir Pekan (21/4/2024).

Ia cuma mengemukakan dua fakta. Pertama, anak yang mana terlihat dalam video masih duduk pada bangku sekolah dasar (SD) kelas I. Kedua, perkara yang dimaksud sudah pernah diselesaikan secara kekeluargaan oleh show room serta pihak keluarga.

Mengapa Bisa Mobil Melaju dalam di Mal?

Diduga, kendaraan yang tersebut menabrak dinding itu adalah mobil listrik Chery Omoda E5 yang dimaksud dipasarkan pada tarif Rp498 juta.

Seharusnya memang benar mobil yang digunakan dipamerkan di pusat perdagangan bukan boleh dinyalakan. Selain suaranya berisik yang tersebut bisa jadi mengganggu pengunjung, juga gas buang sisa kendaraan bermotor yang pergi dari melalui knalpot mengandung racun seperti CO, CO2, NOX dan juga lainnya yang mana berbahaya di dalam di ruangan.

Hanya saja, mobil listrik Chery Omoda E5 tidak ada miliki dua hal tersebut: tiada ada ucapan kemudian tiada mengeluarkan gas buang.

Maka, mungkin saja semata tenaga penjual mobil sengaja menyalakan untuk memperlihatkan fitur-fitur Chery Omoda E5 untuk calon pembeli.

Lalu, bagaimana anak SD kelas 1 yang berusia 6-7 tahun bisa saja memproduksi mobil berjalan?

Dari pengamatan SINDONews, besar kemungkinan anak yang dimaksud menekan tuas transmisi Chery Omoda E5 yang tersebut ada dalam sisi kanan sehingga masuk ke D (Drive). Alhasil mobil pun secara langsung melaju pelan tanpa harus digas. Apalagi, anak kelas 1 SD besar kemungkinan kakinya belum sampai menjangkau pedal gas.

Artikel ini disadur dari Menebak Penyebab Mobil Menabrak Tembok Mal di Kelapa Gading