Teknologi

Intip Kursi Roda Cerdas Karya Anak Bangsa, Bergerak dengan Sensor Suara

12
×

Intip Kursi Roda Cerdas Karya Anak Bangsa, Bergerak dengan Sensor Suara

Sebarkan artikel ini
Intip Kursi Roda Cerdas Karya Anak Bangsa, Bergerak dengan Sensor Suara

JAKARTA – Penyandang disabilitas yang mana mengalami kesulitan menggerakkan tangan akan segera terbantu dengan diperkenalkan Kursi Roda Pintar. Mobilitasnya didukung dengan kontrol suara.

Kursi Roda Cerdas hasil pengembangan Center for Development of Advanced Science and Technology (CDAST) yang digunakan mewadahi karya inovatif pelajar Teknik Elektro lalu Teknik Mesin Universitas Jember.

Melansir siaran pers Unej, Awal Minggu (20/5/2024) kursi roda menggunakan kontrol pendapat ini terkoneksi dengan roda, sehingga pengguna dapat mengarahkan kursi roda dengan sederhana tanpa perlu menggunakan tangan. Tersedia dua mode kontrol suara, yakni mode Google yang digunakan memanfaatkan internet lalu kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) lokal yang mana dirancang khusus untuk penyandang cerebral palsy atau pengguna dengan kemampuan berbicara terbatas. Kursi roda pintar ini juga dilengkapi fasilitas emergency button lalu ultrasonic sensor untuk pendeteksi halangan.

“Saat ini berbagai kursi roda putar yang menggunakan tangan. Nah, itu menyulitkan teman-teman yang tak bisa jadi menggerakan tangannya jadi kita nge-provide menggunakan pendapat untuk teman-teman kita yang tersebut gak bisa saja menggerakan bagian roda,” kata Ketua Tim Muchamad Arif Hana Sasono.

Mahasiswa S2 Inisiatif Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik ini menjelaskan keunggulan lain produknya. Selain memfasilitasi kaum disabilitas keterbatasan aksi fisik juga dilengkapi dengan mendeteksi pendapat disabilitas yang mana mengalami keterbatasan berbicara.

Kursi roda ini memang benar dirancang untuk mereka itu (disabilitas) yang juga mengalami keterbatasan pada waktu berbicara, kami menginput kata-kata dia kemudian disinkronisasikan ke Teknologi AI untuk diterjemahkan menjalankan alat tersebut,” kata Arif.

Ia berharap karya timnya menjadi terobosan yang digunakan menghadirkan dampak signifikan bagi berbagai pihak, khususnya kalangan mahasiswa.

Wakil Rektor Sektor Akademik Universitas Jember Prof. Slamin pada pidato penutupan Pameran Pendidikan dalam Gedung Soetardjo UNEJ mengapresiasi karya inovatif civitas akademika.

“Program ini, selain bertujuan menggalang pemerintah, produk-produk atau pengembangan yang dimaksud dipamerkan adalah hasil nyata sesuai bidang keilmuan yang dimaksud mereka ampu, dan juga mereka (mahasiswa) juga pada inisiatif ini harus terjun pada warga agar dapat menemukan secara langsung persoalan yang ada pada masyarakat,” katanya.

Artikel ini disadur dari Intip Kursi Roda Pintar Karya Anak Bangsa, Bergerak dengan Sensor Suara