Berita

Sejarawan Tolak Usulan Jadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

8
×

Sejarawan Tolak Usulan Jadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Sebarkan artikel ini
Sejarawan Tolak Usulan Jadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

JAKARTA – Sejarawan Indonesia Bonny Triyana menolak adanya usulan untuk memberikan gelar kejuaraan pahlawan nasional untuk Presiden ke-2 RI Soeharto. Menurutnya, hal ini justru mengesampingkan semangat reformasi.

“Rencana untuk menjadikan Soeharto pahlawan. Hal ini kan pembacaan urusan politik yang digunakan harus kita lawan, harus kita waspadai,” kata Bonny usai hadir di acara diskusi 26 Tahun Aksi Reformasi bertajuk ‘Antara Kenyataan serta Harapan’ yang dimaksud dilakukan pada Jalan Diponegoro, Ibukota Indonesia Pusat, Rabu (22/5/2024).

Dia menafsirkan cara-cara yang tersebut sangat otoriter pada masa sesudah itu yang dimaksud pernah dirasakan rakyat Indonesi tiada boleh lagi terulang. Maka itu, ia meminta seluruh rakyat Indonesi sudah ada seharusnya menolak adanya usulan untuk memberikan gelar kejuaraan pahlawan nasional untuk Soeharto.

Bonny memandang kemunculan usulan ini sengaja untuk memproduksi rakyat Negara Indonesia berubah menjadi lupa apa yang dimaksud pernah dialami selama masa orde baru pada waktu itu. Hal ini juga menjadikan orang-orang abai terhadap apa yang tersebut berlangsung pada masa itu.

“Bahkan melupakan reformasi itu sendiri. Dalam arti ketika praktik negara itu menyimpang dari cita-cita reformasi, ya kita harus sama-sama berteriak juga melawan,” pungkasnya.

Artikel ini disadur dari Sejarawan Tolak Usulan Jadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional