Berita

Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

14
×

Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

Sebarkan artikel ini
Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali

JAKARTA – Dankormar Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi memverifikasi Prajurit TNI AL Lettu (Mar) Eko Damara tewas akibat bunuh diri . Kesimpulan ini diperkuat dengan adanya saksi.

Endi menjelaskan, pada Hari Sabtu 27 April 2024, Lettu Laut Eko datang ke ruangan kesehatan, juga memerintahkan Prada (Mar) Hasan kemudian Pratu (Mar) Agus yang dimaksud berada pada tempat yang disebutkan untuk keluar.

“Jadi ke pada tuh telah ada orang, akibat ruangan yang disebutkan akan dibersihkan Lettu Eko. Kemudian, belaka sekitar 2 menit, Prada (Mar) Hasan lalu Pratu (Mar) Agus mengundurkan diri dari dari ruang kesehatan,” katanya di konferensi pers di Mako Marinir, Ibukota dikutip, Kamis (24/5/2024).

Kemudian ketika Prada (Mar) Danu hendak memasuki ruang kesehatan, ternyata ruangan pada keadaan terkunci sehingga Prada (Mar) Danu pun meninggalkan ruangan tersebut.

Namun, tak berapa lama terdengar pengumuman letusan senjata satu kali dari di ruangan kesehatan. Endi menjelaskan, Serda (Mar) Bagus pun mencoba mengawasi dari jendela, lantaran pintunya dikunci.

“Mencoba meninjau dari jendela, kemudian mengawasi Lettu Eko telah di keadaan bersimbah darah dengan tempat tubuh bersandar pada dinding ruangan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Lettu Eko bunuh diri ke Yahukimo, Papua Pegunungan, beberapa waktu lalu. Lilitan utang sebesar Rp819 jt diduga menjadi pemicu Lettu Eko nekat mengakhiri hidup.

“Utang almarhum cukup lumayan ke sini, ada catatan tertulis dari teman-temannya waktu ke kedokteran sesama dokter ada 2, teman-teman satgas juga ada, dari bank ada. Artinya beliau tiada sanggup mengembalikan. Akhirnya uang itu bukan berbentuk barang, akibat di satgas pun bukan membeli apa-apa, keluarganya pun tiada membeli apa-apa,” ujar Endi.

“Digunakan untuk judi online, harapannya tugas pada sana bisa jadi mengatasi uang ternyata tidak, waktu semakin habis, sehingga mengambil langkah seperti ini. Utang di dalam tempat operasi ada Rp177.324.400, ada Rp641.702.638. Total keseluruhan utang almarhum Rp819.027.038,” katanya.

Artikel ini disadur dari Dankormar Pastikan Lettu Eko Tewas Bunuh Diri, Saksi Dengar Letusan Senjata Sekali