Internasional

4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

10
×

4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

Sebarkan artikel ini
4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

KYIV – Unit artileri melakukan pergerakan Oleksandr Taran secara resmi bukanlah bagian dari militer Ukraina, namun hal itu tidaklah menghentikan anak buahnya untuk menghancurkan sasaran Rusia dengan uang dia sendiri. Taran tergabung dalamBrigade Steppe Wolves yang mana mengambil bagian berperang berhadapan dengan Rusia.

“Kami… dapat bertahan hidup berkat dana pensiun,” kata komandan berusia 68 tahun – yang memiliki tanda panggilan “Kakek” – sambil tertawa, dilansir Reuters.

4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

1. Beranggotakan Kakek-kakek

4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

Foto/Reuters

Unit sukarelawan Taran, Steppe Wolves atau Serigala Stepa, terdiri dari puluhan pria negara Ukraina yang sebagian besar berusia di dalam berhadapan dengan 60 tahun yang digunakan dianggap terlalu tua untuk direkrut tetapi masih ingin berperang.

Berkeliaran di dalam belakang garis depan dengan peluncur roket yang mana dipasang dalam truk, mereka itu menerima perintah dari komandan lapangan kemudian bekerja dengan pasukan lain, berkontribusi pada upaya peperangan meskipun tidak ada mendapat dukungan resmi dari militer.

2. Didanai dari Sumbangan Masyarakat

4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

Foto/Reuters

Unit ini didanai oleh sumbangan serta dilengkapi dengan peluru rusak yang tersebut mereka perbaiki sendiri juga senjata yang dimaksud dirampas dari musuh. Keduanya dikirimkan terhadap merek oleh pasukan garis depan.

Ketika Media Reuters baru-baru ini mengunjungi pangkalan mereka itu pada wilayah tenggara Zaporizhzhia, mereka sedang mempersiapkan roket Grad 122mm yang dimaksud kemudian ditembakkan oleh pasukan dari unit lain.

“Para komandan yang mana memberi kami target senang,” kata orang pejuang berusia 63 tahun dengan tanda panggil “Zorro”. “Mereka memberi kami lebih banyak berbagai target (dan) membantu kami dengan amunisi semampu mereka.”

3. Tidak Digaji

4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji

Foto/Reuters

Taran, sang komandan, mengungkapkan unitnya telah terjadi berupaya untuk secara resmi bergabung dengan angkatan bersenjata negeri Ukraina untuk menerima amunisi – serta upah – tetapi tidak ada berhasil.

Unit yang disebutkan juga mencakup pria-pria muda yang dimaksud dinyatakan bukan layak untuk berperang.

Lebih dari dua tahun pasca invasi besar-besaran Rusia, upaya mobilisasi negara Ukraina mengalami kesulitan di dalam berada dalam menurunnya antusiasme.

Artikel ini disadur dari 4 Keunikan Brigade Steppe Wolves, dari Beranggotakan Kakek-kakek hingga Tak Mendapatkan Gaji