Internasional

Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia serta Brasil?

10
×

Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia serta Brasil?

Sebarkan artikel ini
Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia dan juga Brasil?

WASHINGTON – Elon Musk , yang tersebut memproklamirkan diri sebagai penganut kebebasan berpendapat absolut juga direktur utama X, Tesla, lalu SpaceX, sekali lagi bermetamorfosis menjadi pusat perdebatan sengit tentang kebebasan berpendapat dan juga sensor.

Sejak membeli X, media yang mana secara resmi dikenal sebagai Twitter, pada tahun 2022, Musk telah terjadi berdebat dengan pemerintah kemudian tokoh masyarakat pada seluruh globus tentang apa yang dimaksud boleh diposting secara online.

Miliarder yang mana lincah ini saat ini terlibat di perselisihan hukum terpisah dengan pemerintah Brazil serta Australia berhadapan dengan upaya dia untuk membatasi konten yang mana dianggap berbahaya, seperti misinformasi, materi kekerasan, kemudian pidato rasis.

Dalam setiap kasus, Musk menuduh pejabat pemerintah mengekang kebebasan berpendapat.

Namun para pengkritiknya mengutarakan bahwa ia memberikan semangat untuk para ekstremis serta kasus-kasus yang mana pilih-pilih sebab ia sudah mematuhi pemberitahuan penghapusan pada tempat lain.

Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia lalu Brasil?

Mengapa Musk berselisih dengan Brasil?

Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia lalu Brasil?

Foto/AP

Melansir Al Jazeera, perselisihan Musk dengan pihak berwenang Brasil adalah bagian dari perdebatan yang sedang berlangsung tentang cara menangani “milisi digital” yang dimaksud terkait dengan mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro.

Para pendukung Bolsonaro ke dunia maya telah lama berubah menjadi subyek penyelidikan selama lima tahun oleh Hakim Agung Alexandre de Moraes akibat diduga menyebarkan berita palsu lalu ujaran kebencian selama masa jabatannya.

Hakim juga mengawasi penyelidikan upaya kudeta yang dilaksanakan pendukung Bolsonaro setelahnya ia kalah di pilpres 2022 dari Presiden sayap kiri ketika ini Luiz Inacio Lula da Silva.

Sebagai bagian dari penyelidikannya, de Moraes melarang 150 akun milik “milisi digital” – sebuah fakta yang diinformasikan awal tahun ini saat media melaporkan bahwa berbagai dari akun yang dimaksud masih aktif.

Langkah tersebut, yang digunakan sudah bermetamorfosis menjadi kontroversi dalam Brasil, mengejutkan perhatian Musk, yang digunakan pada bulan April melontarkan rangkaian tweet yang mana ditujukan terhadap hakim, menyampaikan larangan yang disebutkan sebagai “sensor agresif”.

Artikel ini disadur dari Mengapa Elon Musk Berkonflik dengan Australia dan Brasil?