Berita

Cerita Dirjen Geleng-geleng Kepala ketika Dibebani Rp1 Miliar untuk Umrah SYL Cs

10
×

Cerita Dirjen Geleng-geleng Kepala ketika Dibebani Rp1 Miliar untuk Umrah SYL Cs

Sebarkan artikel ini
Cerita Dirjen Geleng-geleng Kepala pada saat Dibebani Rp1 Miliar untuk Umrah SYL Cs

JAKARTA – Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto menyatakan pihaknya pernah dibebani Rp1 miliar untuk kegiatan umrah Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang pada waktu itu menjabat sebagai Menteri Pertanian beserta keluarga dan juga pejabat eselon I. Hal itu terungkap pada waktu dirinya bermetamorfosis menjadi saksi di sidang dugaan pemerasan serta gratifikasi di lingkungan Kementan.

Awalnya, Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Setyanto perihal pengeluaran Ditjen Holtikultura pada 2022 sebesar Rp1 miliar. “Terkait dengan uang yang digunakan tadi saksi jelaskan bahwa ada beban yang mana paling besar tahun 2022 untuk umrah, umrah siapa ini yang tersebut dibebankan Rp1 miliar untuk Ditjen Hortikultura?” tanya Jaksa di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (15/5/2024).

“Waktu itu Pak Menteri sama-sama keluarga serta beberapa eselon I,” jawab Saksi.

Dalam kesempatan tersebut, Setyanto mengaku diajak untuk turut dan juga pada kegiatan tersebut. Namun dirinya menolak lantaran baru cuma menunaikan rukun Islam kelima itu.

“Tadi dikatakan uang-uang yang dimaksud tidaklah ada anggarannya, kenapa saksi mau memenuhi itu? Bagaimana caranya?” tanya Jaksa.

“Karena semuanya memang benar diminta seperti itu,” jawab Saksi.

Terkait permintaan tersebut, Setyanto menyebutkan, dirinya sempat kebingungan untuk memenuhi permintaan uang miliaran itu. “Ada enggak saksi pernah jelaskan bahwa ini sebenarnya tiada ada anggaran?” tanya Jaksa.

“Iya, kami telah sampaikan. Itu kan disampaikannya ke almarhum (Sesditjen Hortikultura), almarhum melapor ke kami. Terus kami juga waktu itu geleng-geleng kepala ini gimana metode ini,” tutur saksi.

Setyanto melanjutkan, apabila permintaan yang disebutkan bukan dibayarkan, maka akan terus ditagih oleh Sekjen Kementan Kasdi Subagyono juga Stafsus Menteri Pertanian Imam Mujahidin. “Apa saksi tahu juga ada ancaman istilahnya dinonjobkan?” tanya Jaksa.

Artikel ini disadur dari Cerita Dirjen Geleng-geleng Kepala saat Dibebani Rp1 Miliar untuk Umrah SYL Cs