Berita

Temui Pj Pimpinan Daerah Bogor, Bey Machmudin Bahas Penataan Kawasan Puncak

19
×

Temui Pj Pimpinan Daerah Bogor, Bey Machmudin Bahas Penataan Kawasan Puncak

Sebarkan artikel ini
Temui Pj Pimpinan Daerah Bogor, Bey Machmudin Bahas Penataan Kawasan Puncak

Jakarta

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus meningkatkan kekuatan sinergi dengan pemda kabupaten juga kota guna mengoptimalisasi konstruksi makro di dalam Jabar. Setelah sebelumnya bertemu dengan jajaran Pemda kabupaten lalu kota di kawasan Bandung Raya, pada masa kini giliran Pemda Daerah Bogor.

Penjabat Pengelola Bey Machmudin berdialog serta berdiskusi dengan jajaran birokrasi Kota Bogor yang tersebut dipimpin Penjabat (Pj) Kepala Daerah Bogor Asmawa Tosepu dalam Ruang Rapat Serbaguna 1 kantor Pemda Wilayah Bogor, Kamis (27/6).

“Hari ini saya bertemu dengan Pj Kepala Daerah Bogor dengan kepala perangkat daerah, camat kemudian kepala desa. Kami ingin meningkatkan koordinasi lalu sinergi antara Pemdaprov Jabar dengan Pemda Daerah Bogor,” ujar Bey Machmudin di keterang tertulis, Kamis (27/6/2024).

Awalnya Bey mengapresiasi kesiapan Kota Bogor untuk mengatur Pilgub Jabar dan juga Pilbup Bogor 27 November mendatang. Juga berubah menjadi perhatian Bey penanganan stunting kemudian penataan peniaga kaki lima (PKL) pada kawasan Puncak Gunung Mas.

“Saya mengapresiasi ketegasan Pak Pj Kepala Daerah di penataan kawasan Puncak,” kata Bey.

ADVERTISEMENT

Kepada Pj Pimpinan Daerah Bogor, Bey mendiskusikan mengenai penataan kawasan Puncak. Dia menggerakkan agar Pj Kepala Kabupaten tiada ragu-ragu menindak pelanggaran tata ruang atau perizinan dalam kawasan Puncak.

“Pak Pj Kepala Daerah jangan ragu menegakkan aturan, kalau memang benar menyalahi aturan silakan ditindak tegas. Jangan sampai kita menindak (pelanggaran) yang dimaksud biasa-biasa,” kata Bey.

Sebagaimana diketahui, Pemkab Bogor Mulai Pekan (24/6/) menertibkan PKL kemudian bangunan yang tersebut dianggap melanggar pada kawasan Puncak Gunung Mas. Penataan dilaksanakan untuk mengoptimalkan fungsi lalu faedah rest area Gunung Mas yang dibangun eksekutif Pusat berkolaborasi dengan PTPN, Pemdaprov, dan juga Pemda Wilayah Bogor.

Rest area dibangun pada 2020 dengan anggaran Rp102 miliar juga menyediakan 600 kios resmi. Penataan dilaksanakan dengan menggeser sikap PKL dari sisi jalan nasional serta memindahkan ke tempat yang dimaksud lebih banyak baik,

Menurut Pj Pimpinan Daerah Bogor Asmawa Tosepu, penataan PKL sudah sesuai dengan prosedur, melalui tahapan sosialisai selama tiga bulan, dan juga hari ini mendapat dukungan dari Penjabat Gubernur. Saat ini anggota lapangan masih berjaga untuk mempertahankan keamanan kemudian kondusivitas.

“Atas saran Pak Pemimpin wilayah kami melakukan penataan lalu sampai semalam jam 12 kami ada pada lokasi, semuanya kondusif aman,” tutup Asmawa.

(akd/ega)

Artikel ini disadur dari Temui Pj Bupati Bogor, Bey Machmudin Bahas Penataan Kawasan Puncak