Lifestyle

Seorang haji pendaratan teknis dengan syarat Surabaya wafat pada RS Amri Tambunan

8
×

Seorang haji pendaratan teknis dengan syarat Surabaya wafat pada RS Amri Tambunan

Sebarkan artikel ini
Seorang haji pendaratan teknis dengan persyaratan Surabaya wafat pada RS Amri Tambunan

Sadi dirujuk ke RSUD Amri Tambunan pukul 13.00 WIB, sempat dirawat intensif sebelum dinyatakan wafat pada Rabu 26 Juni 2024 pukul 3.30 WIB

Medan –

Satu kontestan haji selama Debarkasi Surabaya, penumpang pesawat Saudi Arabian Airlines yang melakukan technical landing (pendaratan teknis) dalam Bandara Kualanamu, wafat di RSUD Amri Tambunan, Kota Deli Serang, Sumatera Utara (Sumut). 

 

"Seorang haji melawan nama Sadi Baiman wafat di RSUD Amri Tambunan," ucap Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Zulfan Efendi, ke Medan, Kamis.
 
Ia menjelaskan satu haji itu dilarikan ke rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan menggunakan ambulans dari Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang.

 

Hal ini setelahnya maskapai milik Kerajaan Arab Saudi terbang dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jedah melakukan technical landing ke Kualanamu pada Selasa (25/6).

 

Selama melakukan perjalanan udara, Sadi Baiman ini sempat mengalami sakit kemudian bahkan berjalan penurunan kesadaran.

 

"Sadi dirujuk ke RSUD Amri Tambunan pukul 13.00 WIB, sempat dirawat intensif sebelum dinyatakan wafat pada Rabu 26 Juni 2024 pukul 3.30 WIB," kata Zulfan.

 

Tim Technical Landing Debarkasi Medan terus mendampingi Said Baiman mulai dari Bandara Internasional Kualanamu, RSUD Amri Tambunan sampai penyelenggaraan fardu kifayah.

 

"Jadi kemarin pukul 14.00 WIB jenazah Sadi Baiman sudah ada kita terbangkan tujuan Surabaya dengan maskapai penerbangan Super Airjet," tutur Zulfan.

 

Otoritas Bandar Udara Bebas Wilayah II – Medan menyatakan 101 pesawat melakukan pendaratan teknis untuk mengisi avtur pada masa kepulangan jamaah haji ke Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara.

 

"Kemarin sudah ada dua pesawat SV (Saudi Arabian) melakukan pendaratan teknis di Kualanamu untuk melanjutkan perjalanan ke debarkasi haji," ucap Kasi Angkutan Udara, Kelaikudaraan dan juga Pengoperasian Pesawat Udara Bebas Arief Budiman.
 
Ke-101 pesawat yang dimaksud menghadirkan jamaah haji Tanah Air dari Arab Saudi tersebut, kata dia, dilayani oleh dua maskapai yakni Garuda Tanah Air kemudian Saudi Arabia pada 22 Juni sampai 21 Juli 2024, diantaranya 55 penerbangan haji dilayani Garuda Indonesi menuju lima debarkasi Tanah Air, seperti Banjarmasin, pada Kalimantan Selatan satu kloter.

 

Kemudian Lombok ke Nusa Tenggara Barat empat kloter, Solo di Jawa Tengah lima kloter, Makassar ke Sulawesi Selatan 14 kloter, lalu Ibukota dalam Banten 31 kloter.

 

"Terakhir pesawat Saudi Arabia melayani jamaah haji Debarkasi Surabaya pada Jawa Timur sejumlah 46 kloter," kata Arief.

 

 

Artikel ini disadur dari Seorang haji pendaratan teknis asal Surabaya wafat di RS Amri Tambunan