Otomotif

Preferensi motor listrik konsumen Negara Indonesia menurut survei ALVA

15
×

Preferensi motor listrik konsumen Negara Indonesia menurut survei ALVA

Sebarkan artikel ini
Preferensi motor listrik konsumen Negara Nusantara menurut survei ALVA

Jakarta (ANTARA) – Pengguna di dalam Negara Indonesia umumnya mempertimbangkan desain lalu performa kendaraan di memilih motor listrik menurut survei yang digunakan diwujudkan oleh produsen motor listrik ALVA dalam tiga tahun terakhir.

"Orang Negara Indonesia itu mengutamakan styling (gaya). Jadi, styling sangat penting akibat penduduk Negara Indonesia itu visual ternyata," kata Chief Operating Officer ALVA Rahmat Septriwan di satu sesi jumpa media ke DKI Jakarta Selatan pada Selasa.

Menurut dia, desain motor listrik buatan produsen dari Negeri Sakura dan juga Italia sangat diminati oleh konsumen di Indonesia.

Selain mengamati desain, konsumen motor listrik ke Indonesia juga memperhatikan performa kendaraan.

"Performance (performa) ini menyita perhatian lantaran performance dia enggak seperti mobil. Itu enggak terdefinisikan dengan sangat detail kalau motor," kata Rahmat.

"Kalau mobil kan 0-100 (km/h) atau berapa hp. Nah, kalau motor itu, ternyata konsumen Negara Indonesia enggak kayak gitu. Akhirnya kami menerjemahkan di bentuk top speed," ia menambahkan.

Baca juga: ALVA akan segera meluncurkan model motor listrik baru ke GIIAS 2024
Baca juga: Sunra kenalkan sembilan kendaraan beroda dua motor listrik unggulan pada Ibukota Indonesia Fair

Chief Marketing Officer ALVA Putu Yudha menyampaikan bahwa ciri teknologi digital pada motor listrik seperti pengaturan cerdas melalui program juga sangat diminati oleh konsumen di Indonesia.

"Fitur-fitur yang digunakan kita buat itu sangat banyak, kemudian ada beberapa yang mana akhirnya lebih tinggi rutin digunakan dibandingkan layanan lain," katanya.

Putu mengatakan, fasilitas digital yang dimaksud banyak dipakai pengguna motor listrik ALVA di Indonesi adalah ciri untuk melacak pengguna kendaraan ALVA lain yang digunakan terdekat lalu fasilitas statistik pemakaian.

Menurut dia, minat pada layanan pelacak pengguna terdekat ini dipengaruhi oleh kebiasaan pendatang Tanah Air untuk berkumpul lalu berkomunikasi.

Sedangkan ciri statistik pemakaian, ia mengatakan, biasanya digunakan oleh pengguna untuk menunjukkan pengalaman mengendarai motor listrik ke media sosial.

"Ada yang mana digunakan untuk show-off (pamer) sanggup dibilang. Jadi, beliau bisa jadi dengan segera sharing ke Instagram stories, ke TikTok kalau 'oh saya udah jalan kemana aja' atau 'saya satu persen (daya baterai) sanggup jalan satu kilo'," kata Putu.

Baca juga: Pemerintah resmikan pabrik akumulator motor listrik TDL ID dalam Tangerang
Baca juga: Pemerintah siapkan 455 jt dolar Negeri Paman Sam subsidi kendaraan beroda dua motor listrik

Artikel ini disadur dari Preferensi motor listrik konsumen Indonesia menurut survei ALVA