Sports

Pemain Bulu Tangkis Cina Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia, PBSI Ungkap Penyebabnya, Juga Kronologi Penanganan pasca Kolaps

9
×

Pemain Bulu Tangkis Cina Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia, PBSI Ungkap Penyebabnya, Juga Kronologi Penanganan pasca Kolaps

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Tanah Air (PBSI) menyatakan pebulu tangkis tunggal putra Cina Zhang Zhi Jie mengalami henti jantung mendadak sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Humas dan juga Media Massa Panpel PBSI Broto Happy pada waktu konferensi pers dalam Kantor KONI DIY, Yogyakarta, Senin, berdasarkan hasil pemeriksaan pasukan medis di Rumah Sakit Pusat TNI AU (RSPAU) Dr. S Hardjolukito serta RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta.

“Kesimpulan pemeriksaan lalu penanganan individu yang terjebak baik di rumah sakit dr Hardjolukito maupun di RSUP Dr Sardjito menunjukkan hasil yang tersebut mirip yaitu orang yang terluka mengalami henti jantung mendadak,” kata dia.

Berdasar kronologinya, Broto menjelaskan Zhang Zhi Jie secara tiba-tiba mengalami kolaps ketika berperang melawan Kazuma Kawano dari Jepun di dalam pertandingan terakhir penyisihan grup BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 pada Hari Minggu malam, 30 Juni.

“Selanjutnya pasukan medis kemudian dokter kejuaraan segera masuk ke lapangan untuk memberikan pertolongan pertama pasca mendapatkan call dari ‘refree’,” ujar dia.

Menurut dia, call dari “referee” diperlukan sesuai regulasi atau aturan berdasarkan prosedur operasi standar (SOP) yang mana berlaku pada setiap pertandingan bulu tangkis internasional dari Federasi Bulu Tangkis Bumi (BWF) kemudian Badminton Asia.

Tim medis masuk arena untuk melakukan pemeriksaan survei awal dan juga pertolongan awal sesuai dengan prosedur.

Setelah diberikan pertolongan pertama, lanjut Broto, dokter pertandingan kemudian memutuskan untuk segera melarikan Zhi Jie ke rumah sakit rujukan yaitu RSPAU Dr. S Hardjolukito yang digunakan berjarak 4,7 km atau belaka berdurasi 10 menit dari lokasi.

“Korban pada hal ini Zhang Zhi Jie mengalami jatuh pingsan ke area pertandingan bulu tangkis. Korban mengalami penurunan kesadaran dengan pernapasan yang mana tidaklah kuat lalu secara langsung dibawa ke RSPAU Dr. S Hardjolukito,” kata dia.

Zhang Zhi Jie. (Foto: Badminton Asia)

Menurut Broto, hanya saja membutuhkan waktu 1 menit 20 detik pada pada waktu dokter pertama kali masuk lapangan sehingga memutuskan untuk segera dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit itu.

Pemilihan RSPAU Dr. S Hardjolukito sebagai rumah sakit rujukan, kata dia, sesuai dengan rekomendasi badminton Asia berdasar jarak lalu sarana yang dimaksud tersedia kemudian telah ditampilkan pada prospektus yang mana disetujui oleh referee.

“Sesampainya di dalam UGD RSPAU Hardjolukito penderita diwujudkan assesmen lalu ditemukan tak ada nadi lalu tidaklah ada napas spontan, sehingga dijalankan prosedur pertolongan medis berbentuk pijat jantung luar,” kata dia.

Setelah dijalankan prosedur pijat jantung luar disertai alat bantu napas selama 3 jam, lanjut Broto, penderita bukan menunjukkan respons sirkulasi spontan dan juga mulai timbul tanda kematian sekunder.

“Tim medis telah terjadi menyatakan orang yang terluka meninggal dunia pada pukul 20.50 Waktu Indonesia Barat untuk pihak official pasukan dari China,” ujar dia.

Broto melanjutkan, pada keadaan yang disebutkan muncul permintaan dari official tim China agar Zhi Jie ditranfsfer ke RSUP Dr Sardjito untuk kemungkinan dikerjakan tatalaksana lebih besar lanjut.

Saat tiba dalam UGD RSUP Dr Sardjito, Broto menegaskan orang yang terdampar pada kondisi tidak ada ada napas, dan juga tiada ada denyut nadi disertai dengan tanda kematian sekunder.

“Di UGD RSUD Dr Sardjito individu yang terjebak kekal dikerjakan tindakan resusitasi jantung jantung serta paru selama satu setengah jam, akan tetapi permanen tidaklah ada respons sirkulasi spontan sehingga tidak ada diwujudkan tatalaksana penanganan lebih lanjut lanjut,” kata dia.

Broto menyatakan setelahnya dilaksanakan penjelasan untuk ofisial grup China maka tindakan pijat jantung luar dihentikan pada pukul 23.20 WIB.

Perwakilan Tim Medis RSUP Dr Sardjuto Nahar Taufiq menyatakan henti jantung mendadak dapat dialami penduduk segar sekalipun, termasuk olahragawan. “Kapanpun di dalam manapun cuma penyebabnya tidak ada tahu,” ujar Nahar.

Sebelumnya, pebulu tangkis tunggal putra China Zhang Zhi Jie dilaporkan meninggal globus setelahnya pingsan pada lapangan ketika pertandingan BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada Akhir Pekan malam, 30 Juni 2024.

Artikel ini disadur dari Pemain Bulu Tangkis Cina Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia, PBSI Ungkap Penyebabnya, Juga Kronologi Penanganan setelah Kolaps