Lifestyle

Operasi katarak dapat tingkatkan kualitas serta harapan hidup pasien

11
×

Operasi katarak dapat tingkatkan kualitas serta harapan hidup pasien

Sebarkan artikel ini
Operasi katarak dapat tingkatkan kualitas juga harapan hidup pasien

DKI Jakarta – Direktur Utama Rumah Sakit Mata JEC Kedoya Dr. dr. Setyo Budi Riyanto Sp.M(K) memaparkan permasalahan gangguan jiwa mata yang tersebut keruh hingga kebutaan yang mana disebabkan oleh katarak harus segera direalisasikan tindakan operasi agar dapat meningkatkan kualitas hidup kemudian bilangan harapan hidup pasien.

“Data ilmiah negara berprogres dengan adanya katarak yang mana bukan ditindak operasi menyebabkan penglihatan terganggu kemudian nomor kebutaan tinggi yang mana juga akan mengganggu aktivitas produktivitas seseorang, dengan operasi katarak akan meningkatkan hitungan harapan hidup serta kualitas hidup pasien,” kata Budi pada diskusi terkait Bulan Kesadaran Katarak bersatu JEC Kedoya di Jakarta, Kamis.

Budi mengutarakan seseorang yang telah mengalami kelainan dalam matanya sebab penglihatan yang kabur mampu mengganggu aktivitas sehari-hari lalu juga berdampak pada ekonominya. Katarak yang mana tidak ada dijalankan tindakan atau bukan dipulihkan penglihatannya akan mengalami dampak perekonomian sebesar Rp170 jt – Rp196 juta dari satu pasien, sehingga berubah menjadi beban bagi keluarganya juga juga pihak yang tersebut mempekerjakannya.

Selain itu di melakukan aktivitas pasien katarak juga pasti kesulitan dikarenakan bukan mampu membaca dengan jelas, berjalan harus dituntun, tidaklah bisa jadi mengendarai kendaraan sendiri serta juga sensitif terhadap cahaya.

Sampai ketika ini, masih ada 8,1 persen pasien yang dimaksud takut untuk melakukan operasi katarak, sementara di dalam Ibukota sebanyak 30,3 persen pasien takut dioperasi katarak.

Ia menyampaikan tujuan penyembuhan katarak dengan operasi adalah untuk menghilangkan lensa keruh berubah jadi jernih dengan teknologi yang digunakan canggih yaitu dengan mesin serta minim luka yakni semata-mata sekitar 2-3 milimeter juga juga dapat meningkatkan kualitas penglihatan.

“Dia lukanya kecil 2-3 milimeter, pakai mesin katarak diambil kemudian dipasang lensa yang dilipat kecil sehingga pemulihan lebih lanjut cepat, kalau dulu cuma menghilangkan penglihatan gelap jadi terang sekarang dari penglihatan kabur jadi ditingkatkan kualitas penglihatan,” katanya.

Teknologi operasi katarak juga pada waktu ini telah lama berbagai tumbuh mulai dari extracapsular caratact extraction (ECCE), phacoemulsification, juga yang paling terbaru adalah Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS).

Dengan metode terbaru ini pun juga miliki unsur risiko yang mana tambahan kecil, akurasi tambahan tinggi dan juga dapat memperbaiki kesulitan refraksi mata seperti rabun jauh, rabun dekat, rabun sedang untuk jarak pandang membaca hingga silinder.

Hal ini berkat peningkatan kualitas lensa yang mana ditanam yang dimaksud terus tumbuh dari tahun ke tahun yang diharapkan agar para pasien setelahnya operasi katarak tak lagi ketergantungan pada kacamata.

Sebelum melakukan operasi pasien akan diminta untuk melakukan pengecekan kesejahteraan secara keseluruhan mulai dari status syaraf mata, kornea juga retina dan juga memeriksa adanya penyakit penyerta seperti kencing manis lalu hipertensi.

Jika keadaan pasien dikatakan layak untuk operasi, maka tindakan dapat direalisasikan sesegera kemungkinan besar dan juga pemulihan mampu berlangsung mulai dari tiga hari hingga satu minggu.

“Untuk lansia pemeriksaan awal harus baik untuk menurunkan komplikasi, kalau ada gula harus turunin dulu batasnya 200, itu masih bisa jadi dijalankan tindakan, kemudian ada hipertensi harus dinormalkan, dilihat fungsi syaraf, retina, kalau bagus semua biasanya risiko minimal, kalau ada gula fungsi retina akan menurun,” kata Budi.

Artikel ini disadur dari Operasi katarak dapat tingkatkan kualitas dan harapan hidup pasien