Ekonomi Bisnis

Menko Airlangga bahas prospek kerja identik dengan parlemen Thailand

12
×

Menko Airlangga bahas prospek kerja identik dengan parlemen Thailand

Sebarkan artikel ini
Menko Airlangga bahas prospek kerja identik dengan parlemen Thailand

Ibukota – Menteri Koordinator Sektor Perekonomian Airlangga Hartarto menerima delegasi parlemen Thailand yang dimaksud berkunjung melakukan studi banding terkait pengembangan kendaraan listrik, dan juga mendiskusikan kesempatan kerja sebanding Indonesia serta Thailand.
 
“Di ASEAN, apabila Indonesi kemudian Thailand bekerja sama, saya pikir berbagai hal yang mana mampu kita capai untuk ASEAN kita,” kata Airlangga Hartarto pada pernyataannya dalam Jakarta, Kamis.

Kepada delegasi Thailand tersebut, ia menuturkan bahwa terdapat kesempatan kerja mirip Tanah Air juga Thailand pada rantai pengembangan kendaraan listrik, mengingat Indonesi miliki bervariasi mineral kritis yang diperlukan untuk mengembangkan barang tersebut, seperti nikel, tembaga, kobalt, lalu aluminium.

Ia pun menyatakan bahwa pemerintah Nusantara sudah pernah meluncurkan Peta Jalan Making Indonesi 4.0. yang dimaksud berfokus di pengelolaan kemudian pemanfaatan mineral kritis untuk bidang manufaktur.

Tidak hanya saja di bidang manufaktur, Airlangga juga menyampaikan bahwa kedua negara miliki kesempatan kolaborasi pada mewujudkan swasembada energi pada kawasan Asia Tenggara.

Negara Indonesia sebagai salah satu produsen crude palm oil (CPO) atau minyak sawit terbesar pada planet sedang mengembangkan komoditas yang disebutkan berubah jadi biodiesel 35.

Sementara itu, Thailand sebagai salah satu produsen utama komoditas gula dapat mengembangkan sisa pengolahan sektor gula berubah menjadi etanol, yang digunakan juga dapat bermetamorfosis menjadi potensi kerja sebanding lain antara kedua negara.

“Kita diperlukan melakukan pembangunan ekonomi yang tersebut meningkatkan swasembada energi ke negara-negara ASEAN. Dan saya pikir itu penting untuk sektor ini,” ucap Airlangga.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menuturkan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan digitalisasi ke negara-negara ASEAN.

Di bawah kepemimpinan Nusantara pada Keketuaan ASEAN 2023, sudah diresmikan Perjanjian Kerangka Perekonomian Digital (Digital Economy Framework Agreement/DEFA) yang diharapkan dapat memudahkan di bertransaksi antarnegara juga meningkatkan ekonomi ASEAN hingga 2 triliun dolar AS.

“Jadi, dengan semangat ASEAN, kita ingin lebih tinggi mengintegrasikan antarmanusia dan juga menjalin hubungan dunia usaha antara negara-negara ASEAN,” kata  Airlangga.
 

Artikel ini disadur dari Menko Airlangga bahas peluang kerja sama dengan parlemen Thailand