Lifestyle

Kepala BKKBN: Judi online salah satu penggerak tingginya perceraian

10
×

Kepala BKKBN: Judi online salah satu penggerak tingginya perceraian

Sebarkan artikel ini
Kepala BKKBN: Judi online salah satu penggerak tingginya perceraian

udi online ada implikasi terhadap keluarga. Hari ini perceraian tertinggi sebab ada cekcok kecil yang digunakan berkepanjangan juga judi saya yakin mengakibatkan cekcok di keluarga

Jakarta – Kepala Badan Kependudukan dan juga Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan judi daring atau online berimplikasi terhadap keluarga juga berpotensi memunculkan konflik.

“Judi online ada implikasi terhadap keluarga. Hari ini perceraian tertinggi sebab ada cekcok kecil yang mana berkepanjangan dan juga judi saya yakin memunculkan cekcok pada keluarga,” kata Hasto pada keterang resmi di Jakarta, Kamis.

Hasto menyampaikan hal yang dimaksud pada kegiatan Apresiasi juga Penghargaan Proyek Bangga Kencana juga Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024 di dalam Semarang, Rabu (26/6).

Menurutnya, judi daring berbagai menimpa laki-laki kemudian apabila muncul ke pada rumah tangga, suami mungkin berpikir tidaklah jernih sehingga menyebabkan konflik kecil yang tersebut berkepanjangan juga bermetamorfosis menjadi salah satu penyebab perceraian.

“Pelaku judi mayoritas laki-laki, baik kepala rumah tangga maupun anak laki-laki akan berubah menjadi toksik serta racun berbahaya bagi keluarga,” ucapnya.

Berdasarkan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, pada tahun 2023 ada 516.000 persoalan hukum perceraian. Untuk itu,  kata dia, BKKBN sudah memiliki acara bina keluarga agar keluarga dapat tenteram, mandiri, dan juga bahagia.

"Ada yang digunakan namanya iBangga (Indeks Pembangunan Keluarga), yang ke dalamnya mengkaji juga indikator-indikator perilaku tak menguntungkan, seperti judi lalu sebagainya," tuturnya.

Sebelumnya Deputi Lingkup Keluarga Sejahtera kemudian Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andusti juga menyampaikan keluarga adalah sistem sosial terdekat yang tersebut dapat mengawasi serta membina anggotanya untuk tidak ada bermain judi daring.

"Keluarga itu sistem sosial yang paling dekat dengan kita. Membina, mendidik, membimbing, itu berawal dari keluarga. Keluarga harus selalu mengingatkan anggota keluarganya agar jangan mendekatkan diri terhadap tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan yang digunakan negatif, salah satunya judi online," ucap Nopian.

 

Artikel ini disadur dari Kepala BKKBN: Judi online salah satu penyebab tingginya perceraian