Ekonomi Bisnis

Kemenhub siap tata ulang Stasiun Tangerang dengan sarana integrasi

7
×

Kemenhub siap tata ulang Stasiun Tangerang dengan sarana integrasi

Sebarkan artikel ini
Kemenhub siap tata ulang Stasiun Tangerang dengan sarana integrasi

Rencana penataan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna angkutan umum di melakukan perpindahan antarmoda.

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) siap melakukan penataan infrastruktur integrasi pada simpul Stasiun Tangerang pada tahun 2025.

"Rencana penataan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna angkutan umum di melakukan perpindahan antarmoda," kata Direktur Prasarana BPTJ Zamrides pada keterangan, di dalam Jakarta, Jumat.

Dia menyampaikan bahwa rencana penataan prasarana itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan kemudian keamanan bagi pengguna angkutan umum lalu pejalan kaki, sehingga perpindahan penduduk serta moda terkoneksi dengan baik atau seamless.

"Penataan prasarana integrasi ini dirancang untuk memenuhi prinsip pengerjaan yang mana berkelanjutan, ramah lingkungan, serta berorientasi hijau," ujar Zamrides.

Dia menuturkan sarana itu tidaklah hanya sekali akan mempermudah akses, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian lingkungan dan juga menciptakan sistem transportasi yang mana lebih tinggi efisien serta berkelanjutan.

Lebih lanjut, prasarana integrasi itu diharapkan dapat berubah jadi daya tarik pada penyediaan ruang publik, yang mana diharapkan akan meningkatkan pengaplikasian angkutan umum perkotaan, baik yang digunakan bertujuan ke maupun dari Stasiun Tangerang.

Menurut Zamrides, dengan adanya sarana itu, penduduk akan lebih tinggi termotivasi untuk beralih ke angkutan umum, mengempiskan pengaplikasian kendaraan pribadi, dan juga berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan juga polusi udara ke perkotaan.

Selain itu, penataan prasarana integrasi ini juga akan menyediakan titik perpindahan moda angkutan umum perkotaan dengan angkutan pengumpan seperti angkot, ojek, serta taksi online pada kawasan Stasiun Tangerang.

Ia juga berharap dengan penataan prasarana integrasi dalam Stasiun Tangerang bermetamorfosis menjadi pemicu bagi pemerintah wilayah untuk memulai penataan kawasan TOD Pusat Kota Tua Tangerang layaknya Daerah Khusus Jakarta.

"Kami ingin menjamin bahwa semua moda transportasi dapat terhubung dengan baik, sehingga warga miliki pilihan yang tersebut tambahan luas dan juga santai pada bertransportasi," kata Zamrides pula.

Rencana penataan ini, ujar Zamrides, merupakan bagian dari strategi BPTJ untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi umum dalam wilayah Jabodetabek.

BPTJ juga berazam untuk melibatkan bermacam pihak di serangkaian perencanaan lalu pelaksanaan proyek ini, di antaranya pemerintah daerah, operator angkutan umum, serta masyarakat.

"Partisipasi berpartisipasi dari semua pihak diharapkan dapat memverifikasi bahwa sarana integrasi yang dibangun benar-benar sesuai dengan permintaan kemudian harapan pengguna," kata Zamrides.

Artikel ini disadur dari Kemenhub siap tata ulang Stasiun Tangerang dengan fasilitas integrasi