Internasional

Negeri Sakura peringatkan kejahatan seks pasukan Negeri Paman Sam tak dapat ditoleransi

3
×

Negeri Sakura peringatkan kejahatan seks pasukan Negeri Paman Sam tak dapat ditoleransi

Sebarkan artikel ini
Negeri Sakura peringatkan kejahatan seks pasukan Negeri Paman Sam tak dapat ditoleransi

Istanbul – Jepun memberi peringatan bahwa kasus-kasus kekerasan seksual ke negara yang dimaksud yang melibatkan pasukan Negeri Paman Sam tak dapat ditoleransi serta mendesak Washington untuk menghindari insiden sama di dalam masa depan.

Mengekspresikan kepedihan yang mana mendalam melawan terungkapnya lima persoalan hukum kekerasan seksual yang digunakan diwujudkan pasukan Amerika, Menteri Luar Negeri Yoko Kamikawa sebagaimana dilaporkan Anadolu, Jumat, menyatakan terjadinya insiden-insiden yang disebutkan sedemikian rupa sehingga ia merasa hal itu tidaklah dapat ditoleransi.

“Insiden yang dimaksud telah terjadi mengakibatkan banyak kecemasan di warga setempat,” kata Kamikawa.

Kamikawa menjawab pertanyaan wartawan tentang meningkatnya tindakan hukum kekerasan seksual yang mana diwujudkan oleh tentara Amerika. Sekitar 50.000 tentara Amerika Serikat dikerahkan di dalam Jepun berdasarkan pakta keamanan bilateral, sekitar setengahnya berada ke Okinawa.

“Ini adalah sesuatu yang tak boleh terjadi. Insiden ini sangat disesalkan, dan juga di mana saya memikirkan para korban…Saya sangat sedih sebagai menteri luar negeri,” katanya, merujuk pada perannya di Satuan Pekerjaan Perempuan, Keselarasan kemudian Keamanan.

Terjadinya kejahatan seksual, katanya, merupakan tantangan utama. Kamikawa menegaskan bahwa ia mengiklankan cita-cita serta konsep yang dimaksud mencakup pemeliharaan hak asasi manusia lalu martabat perempuan.

“Pencegahan kekerasan seksual oleh personel militer…dan upaya untuk mendapatkan tanggung jawab dan juga hukuman adalah hal yang tersebut kami tekankan,” ucapnya.

Lebih lanjut Kamikawa mengungkapkan Kementerian Luar Negeri akan bekerja sebanding dengan pihak Amerika Serikat mengenai langkah-langkah spesifik dan juga juga akan memohonkan untuk berhati-hati di menghindari insiden.

Mengenai kegelisahan yang digunakan diajukan oleh pihak berwenang pada Okinawa, Kamikawa mengungkapkan Pemuka Okinawa Denny Tamaki mengajukan membantah melawan kesulitan yang disebutkan serta mengajukan permohonan komunikasi menyeluruh sehubungan dengan insiden tersebut

Menanggapi itu, Pentagon menyatakan penyesalannya berhadapan dengan kejahatan seks yang tersebut dikerjakan oleh tentara Amerika di dalam tanah Negeri Sakura lalu mengemukakan Menteri Perlindungan Negeri Paman Sam Lloyd Austin memantau perkembangannya dengan cermat.

Informan : Anadolu

Artikel ini disadur dari Jepang peringatkan kejahatan seks pasukan AS tak dapat ditoleransi