Otomotif

Cara Merawat Mesin Mobil Transmisi CVT

7
×

Cara Merawat Mesin Mobil Transmisi CVT

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Saat ini, teknologi transmisi CVT semakin populer lalu sejumlah digunakan pada mobil-mobil modern. Transmisi CVT (Continuously Variable Transmission) meripakan jenis transmisi otomatis yang tersebut dapat mengubah rasio gigi secara otomatis tanpa adanya perpindahan gigi seperti pada transmisi manual atau transmisi otomatis konvensional.

CVT adalah singkatan dari Continuously Variable Transmission yang tersebut di bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai “Transmisi Variabel Kontinu”. Dalam transmisi CVT, tiada ada gigi-gigi seperti pada transmisi manual atau otomatis konvensional. Sebaliknya, CVT menggunakan sabuk kemudian puli untuk mengubah rasio transmisi dengan lancar dan juga tanpa rasa sakit pada waktu mengemudi.

Keuntungan utama dari CVT adalah kemampuan untuk mempertahankan mesin pada peforma optimal. Karena CVT sanggup secara otomatis menyesuaikan rasio transmisi dengan kecepatan kendaraan, mesin mampu bekerja dengan efisien pada setiap kecepatan. Hal ini menimbulkan mobil berubah menjadi tambahan hemat komponen bakar dan juga menghasilkan kembali emisi yang dimaksud lebih tinggi rendah.

Selain itu, CVT juga memberikan pengalaman mengemudi yang mana lebih lanjut lancar juga nyaman. Dengan tiada ada gigi, transisi antara rasio transmisi yang mana berbeda berubah menjadi tambahan halus, sehingga tak ada kejutan atau rasa sakit pada waktu mengemudi.

Komponen CVT

Dilansir dari suzuki.co.id, beberapa bagian transmisi CVT harus dirawat dengan baik. Komponen-komponen yang disebutkan adalah drive belt, drive pulley, dan juga outer comp clutch. Penting bagi Anda mengetahui hal-hal ini agar lebih besar maksimal di melakukan perawatan CVT yang digunakan benar. Berikut ini per individu penjelasan dari tiap komponen yang mana ada!

a. Drive Belt

Komponen bernama drive belt ini merupakan komponen yang tugasnya mentransfer tenaga yang bersumber dari mesin ke roda belakang kendaraan. Prestasi mirip dengan kinerja rantai motor, baik jenis motor bebek juga motor sport. Supaya performa drive belt jadi maksimal.

b. Roller Weight

Komponen selanjutya agar CVT dapat bekerja dengan baik yaitu akibat adanya roller weight. Dengan gerakannya yang tersebut sentrifugal di mana mesin berputar, menghasilkan CVT beroperasi dengan baik

c. Kampas Kopling Matic

Kampas pada motor matic juga diperlukan pada kinerja CVT. Apabila ingin maksimal pada melakukan perawatan CVT, maka gantilah kampas kopling yang digunakan telah menipis. 

Merawat Mesin Transmisi CVT

Dilansir dari laman Daihatsu, berikut tips merawat transmisi CVT mobil agar awet.

– Jangan pakai kendaraan untuk mengangkut beban berat yang tersebut sudah ada ditetapkan.

– Gunakan oli yang khusus didesain khusus untuk mobil matik.

– Rajin menggantinya agar mesin transmisi CVT terus terjaga kualitasnya.

– Biasanya penggantian oli pada transmisi CVT disarankan setiap kelipatan jarak tempuh mencapai 30.000 kilometer. Tetapi, apabila Anda tinggal dalam tempat yang tersebut panas dengan intensitas debu yang tinggi, maka oli mobil Anda dapat diganti dengan lebih banyak cepat.

– Pahami tempat tuas transmisi secara tepat, jangan sampai salah oleh sebab itu dapat menimbulkan transmisi bermasalah
Kendaraan dengan transmisi CVT memang sebenarnya didesain untuk menyeberangi medan yang digunakan lurus lalu lancar sehingga jangan terlalu rutin menyebabkan kendaraan untuk melintasi area terjal kemudian menanjak.

– Lekas konsultasikan dengan bengkel resmi kemudian terpercaya apabila ada hambatan dengan transmisi agar dapat segera ditangani dengan baik dan juga benar.

– Selalu pantau kondisi transmisi serta mesin kendaraan lainnya agar tak terjadi hal yang dimaksud tak diinginkan semakin memburuk.

– Ikuti saran perawatan yang tersebut telah ditetapkan oleh pabrik.

Artikel ini disadur dari Cara Merawat Mesin Mobil Transmisi CVT