Cara Mudah Memasang 1 LNB 2 Receiver


Cara Mudah Memasang 1 LNB 2 Receiver

Memiliki lebih dari satu receiver di rumah dapat menjadi solusi tepat untuk menikmati siaran TV satelit di beberapa ruangan secara bersamaan. Namun, hal ini sering kali menjadi kendala karena biasanya satu LNB hanya dapat digunakan untuk satu receiver saja.
Dengan demikian, Anda tidak perlu repot-repot membeli LNB tambahan atau memasang antena parabola baru.

Di sini, kami akan membagikan cara mudah memasang 1 LNB 2 receiver. Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, Anda dapat menikmati siaran TV satelit di beberapa ruangan sekaligus hanya dengan menggunakan 1 LNB saja.

Sebelum memulai, pastikan Anda telah menyiapkan peralatan yang diperlukan. Anda akan membutuhkan: 1 LNB, 2 receiver, kabel coaxial, konektor F, dan alat-alat seperti obeng dan tang. Setelah semuanya siap, ikuti langkah-langkah berikut ini:

cara memasang 1 lnb 2 receiver

Berikut adalah 10 poin penting tentang cara memasang 1 LNB 2 receiver:

  • Pilih LNB yang tepat
  • Siapkan receiver dan kabel
  • Pasang LNB pada parabola
  • Hubungkan LNB ke receiver
  • Aktifkan receiver
  • Cari saluran TV
  • Simpan saluran TV
  • Uji coba receiver
  • Pastikan sinyal stabil
  • Nikmati siaran TV

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat dengan mudah memasang 1 LNB 2 receiver dan menikmati siaran TV satelit di beberapa ruangan sekaligus. Selamat mencoba!

Pilih LNB yang tepat

Langkah pertama dalam memasang 1 LNB 2 receiver adalah memilih LNB yang tepat. LNB (Low Noise Block) merupakan perangkat yang dipasang pada antena parabola untuk menerima sinyal dari satelit. Pemilihan LNB yang tepat sangat penting untuk memastikan kualitas sinyal yang diterima.

  • Jenis LNB

    Pilih jenis LNB yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Terdapat dua jenis LNB yang umum digunakan, yaitu LNB Universal dan LNB C-Band. LNB Universal dapat digunakan untuk menerima sinyal dari satelit Ku-Band dan C-Band, sedangkan LNB C-Band hanya dapat digunakan untuk menerima sinyal dari satelit C-Band.

  • Jumlah output

    Perhatikan jumlah output pada LNB. LNB yang digunakan untuk 1 LNB 2 receiver harus memiliki minimal 2 output. Setiap output dapat dihubungkan ke satu receiver.

  • Kualitas LNB

    Pilih LNB yang berkualitas baik untuk memastikan kualitas sinyal yang diterima. LNB yang berkualitas baik biasanya memiliki noise figure yang rendah dan gain yang tinggi.

  • Harga LNB

    LNB tersedia dalam berbagai harga. Pilih LNB yang sesuai dengan budget Anda. Namun, perlu diingat bahwa LNB yang murah biasanya memiliki kualitas yang lebih rendah.

Setelah memilih LNB yang tepat, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu menyiapkan receiver dan kabel.

Siapkan receiver dan kabel

Setelah memilih LNB yang tepat, langkah selanjutnya adalah menyiapkan receiver dan kabel.

  • Receiver

    Siapkan 2 unit receiver yang akan digunakan. Pastikan receiver tersebut kompatibel dengan LNB yang telah dipilih.

  • Kabel coaxial

    Siapkan kabel coaxial berkualitas baik untuk menghubungkan LNB ke receiver. Kabel coaxial yang digunakan harus memiliki impedansi 75 Ohm.

  • Konektor F

    Siapkan konektor F untuk menghubungkan kabel coaxial ke LNB dan receiver. Pastikan konektor F tersebut berkualitas baik dan kencang saat dipasang.

  • Alat-alat

    Siapkan alat-alat yang diperlukan, seperti obeng, tang, dan kunci pas. Pastikan alat-alat tersebut dalam kondisi baik dan lengkap.

Setelah menyiapkan receiver dan kabel, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu memasang LNB pada parabola.

Pasang LNB pada parabola

Setelah menyiapkan receiver dan kabel, langkah selanjutnya adalah memasang LNB pada parabola.

  • Pilih posisi LNB

    Pilih posisi LNB yang tepat pada parabola. Posisi LNB yang tepat biasanya berada di tengah-tengah parabola.

  • Pasang LNB pada parabola

    Pasang LNB pada parabola menggunakan baut dan mur yang disediakan. Pastikan LNB terpasang dengan kuat dan tidak mudah goyang.

  • Hubungkan kabel coaxial ke LNB

    Hubungkan kabel coaxial ke LNB menggunakan konektor F. Pastikan kabel coaxial terhubung dengan kencang dan tidak mudah lepas.

  • Arahkan parabola

    Arahkan parabola ke arah satelit yang diinginkan. Anda dapat menggunakan kompas untuk membantu Anda menemukan arah satelit yang tepat.

Setelah memasang LNB pada parabola, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu menghubungkan LNB ke receiver.

Hubungkan LNB ke receiver

Setelah memasang LNB pada parabola, langkah selanjutnya adalah menghubungkan LNB ke receiver.

  • Hubungkan kabel coaxial ke receiver

    Hubungkan kabel coaxial yang telah terhubung ke LNB ke receiver menggunakan konektor F. Pastikan kabel coaxial terhubung dengan kencang dan tidak mudah lepas.

  • Nyalakan receiver

    Nyalakan kedua receiver yang telah disiapkan. Pastikan receiver dalam keadaan hidup dan siap menerima sinyal.

  • Cari saluran TV

    Pada masing-masing receiver, masuk ke menu pencarian saluran TV. Ikuti petunjuk yang diberikan oleh receiver untuk mencari saluran TV yang tersedia.

  • Simpan saluran TV

    Setelah menemukan saluran TV yang diinginkan, simpan saluran tersebut ke dalam daftar saluran receiver. Pastikan saluran TV yang disimpan sesuai dengan keinginan Anda.

Setelah menghubungkan LNB ke receiver dan menyimpan saluran TV, Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu menguji coba receiver.

Aktifkan receiver

Setelah menghubungkan LNB ke receiver, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan receiver.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan receiver:

  1. Colokkan kabel power receiver ke stopkontak

    Pastikan kabel power receiver terhubung dengan benar dan aliran listrik menyala.

  2. Nyalakan receiver

    Tekan tombol power pada receiver untuk menyalakannya. Tunggu beberapa saat hingga receiver menyala sempurna.

  3. Pilih bahasa dan negara

    Pada tampilan awal receiver, pilih bahasa dan negara yang sesuai dengan keinginan Anda. Pastikan bahasa dan negara yang dipilih sudah benar.

  4. Masuk ke menu pengaturan

    Tekan tombol menu pada remote control receiver. Kemudian, pilih menu pengaturan atau setting.

  5. Atur antena

    Pada menu pengaturan, pilih opsi antena atau dish. Pastikan jenis antena yang dipilih sesuai dengan antena yang Anda gunakan. Misalnya, jika Anda menggunakan antena parabola, pilih opsi antena parabola.

  6. Atur LNB

    Pada menu pengaturan antena, pilih opsi LNB. Kemudian, atur LNB sesuai dengan jenis LNB yang Anda gunakan. Pastikan jenis LNB yang dipilih sudah benar.

  7. Simpan pengaturan

    Setelah mengatur antena dan LNB, simpan pengaturan tersebut. Tekan tombol save atau simpan pada remote control receiver.

  8. Receiver siap digunakan

    Setelah menyimpan pengaturan, receiver siap digunakan. Anda dapat mencari dan menyimpan saluran TV yang tersedia.

Pastikan Anda mengikuti langkah-langkah di atas dengan benar agar receiver dapat berfungsi dengan baik.

Cari saluran TV

Setelah mengaktifkan receiver, langkah selanjutnya adalah mencari saluran TV.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mencari saluran TV:

  1. Masuk ke menu pencarian saluran

    Tekan tombol menu pada remote control receiver. Kemudian, pilih menu pencarian saluran atau channel search.

  2. Pilih jenis pencarian

    Pada menu pencarian saluran, pilih jenis pencarian yang diinginkan. Biasanya terdapat dua jenis pencarian, yaitu pencarian otomatis (auto scan) dan pencarian manual (manual scan).

  3. Pencarian otomatis

    Jika Anda memilih pencarian otomatis, receiver akan secara otomatis mencari semua saluran TV yang tersedia. Proses pencarian otomatis biasanya memakan waktu beberapa menit.

  4. Pencarian manual

    Jika Anda memilih pencarian manual, Anda dapat mencari saluran TV secara satu per satu. Untuk melakukan pencarian manual, masukkan frekuensi saluran TV yang ingin dicari. Anda dapat menemukan frekuensi saluran TV di internet atau pada buku panduan receiver.

  5. Simpan saluran TV

    Setelah menemukan saluran TV yang diinginkan, simpan saluran tersebut ke dalam daftar saluran receiver. Tekan tombol save atau simpan pada remote control receiver.

  6. Ulangi pencarian saluran

    Jika Anda ingin mencari lebih banyak saluran TV, ulangi langkah-langkah di atas. Anda dapat mencari saluran TV dari satelit yang berbeda atau dari transponder yang berbeda.

Setelah selesai mencari saluran TV, Anda dapat menikmati siaran TV satelit di receiver Anda.

Simpan saluran TV

Setelah menemukan saluran TV yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah menyimpan saluran tersebut ke dalam daftar saluran receiver.

  • Tekan tombol save atau simpan

    Pada remote control receiver, tekan tombol save atau simpan. Biasanya, tombol ini berwarna hijau atau biru.

  • Pilih opsi penyimpanan

    Pada beberapa receiver, terdapat beberapa opsi penyimpanan saluran TV. Misalnya, Anda dapat menyimpan saluran TV ke dalam daftar saluran favorit atau daftar saluran biasa.

  • Beri nama daftar saluran

    Jika Anda menyimpan saluran TV ke dalam daftar saluran baru, beri nama untuk daftar saluran tersebut. Nama daftar saluran dapat berupa “Saluran Favorit”, “Saluran Lokal”, atau nama lainnya sesuai keinginan Anda.

  • Simpan saluran TV

    Setelah memilih opsi penyimpanan dan memberi nama daftar saluran, tekan tombol save atau simpan kembali. Receiver akan menyimpan saluran TV yang telah dipilih ke dalam daftar saluran yang diinginkan.

Setelah menyimpan saluran TV, saluran tersebut akan muncul di daftar saluran receiver. Anda dapat mengganti nama saluran TV, mengurutkan saluran TV, atau menghapus saluran TV sesuai keinginan Anda.

Uji coba receiver

Setelah menyimpan saluran TV, langkah selanjutnya adalah menguji coba receiver.

Berikut adalah langkah-langkah untuk menguji coba receiver:

  1. Nyalakan receiver

    Nyalakan kedua receiver yang telah disiapkan. Pastikan receiver dalam keadaan hidup dan siap menerima sinyal.

  2. Pilih saluran TV

    Pada masing-masing receiver, pilih saluran TV yang ingin ditonton. Pastikan saluran TV yang dipilih tersedia di kedua receiver.

  3. Perhatikan kualitas gambar dan suara

    Perhatikan kualitas gambar dan suara pada kedua receiver. Pastikan gambar jernih dan suara jelas. Jika gambar atau suara tidak jernih, periksa kembali sambungan kabel dan pengaturan receiver.

  4. Ganti saluran TV

    Ganti saluran TV pada salah satu receiver. Pastikan saluran TV tersebut juga muncul di receiver lainnya. Jika saluran TV tidak muncul, periksa kembali sambungan kabel dan pengaturan receiver.

  5. Uji coba fitur-fitur receiver

    Uji coba berbagai fitur yang tersedia pada receiver, seperti fitur pencarian saluran, fitur pengaturan gambar dan suara, serta fitur lainnya. Pastikan semua fitur berfungsi dengan baik.

Jika semua langkah di atas telah dilakukan dan receiver berfungsi dengan baik, maka pemasangan 1 LNB 2 receiver telah berhasil. Anda dapat menikmati siaran TV satelit di dua receiver secara bersamaan.

Pastikan sinyal stabil

Setelah menguji coba receiver, langkah terakhir adalah memastikan sinyal stabil.

  • Perhatikan indikator sinyal

    Pada receiver, biasanya terdapat indikator sinyal yang menunjukkan kekuatan sinyal yang diterima. Pastikan indikator sinyal menunjukkan sinyal yang kuat dan stabil.

  • Cek kualitas gambar dan suara

    Perhatikan kualitas gambar dan suara pada receiver. Jika gambar atau suara tidak jernih, kemungkinan sinyal yang diterima tidak stabil. Coba atur kembali posisi parabola atau periksa sambungan kabel.

  • Hindari cuaca buruk

    Cuaca buruk seperti hujan lebat atau angin kencang dapat mempengaruhi kualitas sinyal satelit. Jika Anda mengalami cuaca buruk, kualitas sinyal mungkin tidak stabil.

  • Gunakan kabel berkualitas baik

    Gunakan kabel berkualitas baik untuk menghubungkan LNB ke receiver. Kabel yang berkualitas buruk dapat menyebabkan sinyal tidak stabil atau putus-putus.

Jika Anda telah mengikuti semua langkah di atas dan sinyal masih tidak stabil, hubungi penyedia layanan TV satelit Anda untuk mendapatkan bantuan.

Nikmati siaran TV

Setelah memastikan sinyal stabil, Anda dapat menikmati siaran TV satelit di dua receiver secara bersamaan.

  • Pilih saluran TV yang diinginkan

    Pada masing-masing receiver, pilih saluran TV yang ingin ditonton. Anda dapat memilih saluran TV yang berbeda di kedua receiver.

  • Atur volume suara

    Atur volume suara pada masing-masing receiver sesuai keinginan Anda.

  • Gunakan remote control

    Gunakan remote control untuk mengoperasikan receiver. Anda dapat menggunakan remote control untuk menyalakan/mematikan receiver, memilih saluran TV, mengatur volume suara, dan lainnya.

  • Nikmati siaran TV

    Duduklah dengan nyaman dan nikmati siaran TV satelit di dua ruangan berbeda secara bersamaan.

Dengan memasang 1 LNB 2 receiver, Anda dapat menghemat biaya dan menikmati siaran TV satelit di beberapa ruangan sekaligus. Selamat mencoba!

FAQ

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum tentang TV:

Question 1: Apa itu TV?
Answer 1: TV (televisi) adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menerima dan menampilkan siaran gambar dan suara bergerak. TV bekerja dengan menangkap sinyal siaran yang dikirimkan melalui udara atau kabel, kemudian mengubah sinyal tersebut menjadi gambar dan suara yang dapat dilihat dan didengar.

Question 2: Bagaimana cara kerja TV?
Answer 2: TV bekerja dengan menangkap sinyal siaran yang dikirimkan melalui udara atau kabel. Sinyal tersebut kemudian diubah menjadi gambar dan suara oleh tuner dan demodulator yang terdapat di dalam TV. Gambar dan suara tersebut kemudian ditampilkan pada layar TV.

Question 3: Apa saja jenis-jenis TV?
Answer 3: Saat ini, terdapat beberapa jenis TV yang tersedia di pasaran, antara lain TV tabung, TV LCD, TV LED, TV OLED, dan TV QLED. Setiap jenis TV memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Question 4: Bagaimana cara memilih TV yang tepat?
Answer 4: Untuk memilih TV yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti ukuran layar, resolusi layar, jenis layar, fitur-fitur yang tersedia, dan harga. Sesuaikan pilihan TV dengan kebutuhan dan budget Anda.

Question 5: Bagaimana cara merawat TV agar awet?
Answer 5: Untuk merawat TV agar awet, Anda dapat melakukan beberapa hal, seperti membersihkan TV secara berkala, menghindari penggunaan TV dalam waktu yang lama secara terus-menerus, dan memasang TV di tempat yang aman dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Question 6: Di mana saya bisa membeli TV?
Answer 6: Anda dapat membeli TV di berbagai toko elektronik, baik toko fisik maupun toko online. Pastikan Anda memilih toko yang terpercaya dan menawarkan garansi resmi.

Demikian beberapa pertanyaan umum tentang TV. Semoga bermanfaat.

Berikutnya, kami akan memberikan beberapa tips untuk memilih dan merawat TV:

Tips

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih dan merawat TV:

Tip 1: Pilih TV yang sesuai dengan kebutuhan Anda
Sebelum membeli TV, tentukan terlebih dahulu kebutuhan Anda. Pertimbangkan ukuran layar, resolusi layar, jenis layar, fitur-fitur yang tersedia, dan budget Anda. Pilih TV yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.

Tip 2: Rawat TV dengan baik
Agar TV awet, rawatlah dengan baik. Bersihkan TV secara berkala menggunakan kain lembut dan kering. Hindari penggunaan bahan kimia atau pembersih yang keras. Hindari juga penggunaan TV dalam waktu yang lama secara terus-menerus. Matikan TV jika tidak digunakan.

Tip 3: Pasang TV di tempat yang aman
Pasang TV di tempat yang aman dan terhindar dari sinar matahari langsung. Hindari juga memasang TV di tempat yang lembab atau berdebu. Pastikan TV terpasang dengan kuat dan tidak mudah jatuh.

Tip 4: Gunakan pelindung layar TV
Untuk melindungi layar TV dari goresan dan debu, gunakan pelindung layar TV. Pelindung layar TV tersedia di berbagai toko elektronik. Pastikan Anda memilih pelindung layar TV yang tepat untuk jenis TV Anda.

Demikian beberapa tips untuk memilih dan merawat TV. Semoga bermanfaat.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat memilih TV yang tepat dan merawatnya dengan baik agar awet.

Conclusion

TV (televisi) merupakan perangkat elektronik yang digunakan untuk menerima dan menampilkan siaran gambar dan suara bergerak. TV bekerja dengan menangkap sinyal siaran yang dikirimkan melalui udara atau kabel, kemudian mengubah sinyal tersebut menjadi gambar dan suara yang dapat dilihat dan didengar.

Saat ini, terdapat beberapa jenis TV yang tersedia di pasaran, antara lain TV tabung, TV LCD, TV LED, TV OLED, dan TV QLED. Setiap jenis TV memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk memilih TV yang tepat, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti ukuran layar, resolusi layar, jenis layar, fitur-fitur yang tersedia, dan harga. Sesuaikan pilihan TV dengan kebutuhan dan budget Anda.

Agar TV awet, Anda perlu merawatnya dengan baik. Bersihkan TV secara berkala menggunakan kain lembut dan kering. Hindari penggunaan bahan kimia atau pembersih yang keras. Hindari juga penggunaan TV dalam waktu yang lama secara terus-menerus. Matikan TV jika tidak digunakan. Pasang TV di tempat yang aman dan terhindar dari sinar matahari langsung. Hindari juga memasang TV di tempat yang lembab atau berdebu.

Demikian artikel tentang TV. Semoga bermanfaat.


Images References :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *