Sports

Alwi Farhan akui ketangguhan Cheng Kai di drama rubber game

13
×

Alwi Farhan akui ketangguhan Cheng Kai di drama rubber game

Sebarkan artikel ini
Alwi Farhan akui ketangguhan Cheng Kai dalam drama rubber game

DKI Jakarta – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan pebulu tangkis tunggal putra China Taipei, Cheng Kai di drama rubber game, 1-2 (17-21, 21-11, 17-21) pada putaran perempat final Kaohsiung Masters 2024 yang dimaksud berlangsung pada Kaohsiung Arena, Kaohsiung, Taiwan, Jumat.

Memulai set pertama, Alwi Farhan dengan segera menguasai tempo permainan serta mencatatkan tiga poin berturut-turut untuk unggul 5-2. Namun dipertengahan set, Alwi kehilangan ritme dan juga gagal mengantisipasi serangan dari Cheng Kai sehingga kedudukan berbalik menjadi 7-8. Alwi mampu terus memperoleh poin usai tertinggal serta menyembunyikan interval dengan keunggulan 11-10.

Seusai interval, Cheng Kai tampil lebih lanjut tenang lalu mampu melegakan serangan yang mana menyulitkan Alwi dengan mencetak empat poin berturut-turut untuk unggul 17-14. Dalam keadaan tertinggal, Alwi tak mampu membalikkan ketertinggalan juga mengaku kalah dengan skor 17-21.

Di set kedua, Alwi tampil sangat lebih banyak tenang dengan memanfaatkan serangan-serangan cepat yang digunakan tak mampu diantisipasi Cheng Kai. Lima poin berturut-turut di peroleh Alwi untuk unggul 10-5. Memasuki pertandingan usai interval, Alwi kian bermain di dalam melawan angin.

Mengambil Manfaat kesalahan-kesalahan yang dimaksud dilepaskan Cheng Kai, Alwi meraup empat poin berturut-turut untuk memperlebar jarak berubah menjadi 16-7. Tanpa halangan berarti, Alwi menghentikan set kedua dengan kemenangan 21-11.

Pada set ketiga, Cheng Kai mengambil inisiatif menyerang sejak awal permainan. Alwi kehilangan poin demi poin usai tak mampu membendung pola serangan Cheng Kai, 4-10.

Usai interval, Alwi mencoba pergi dari dari tekanan serta mendulang poin demi poin untuk memperkecil ketertinggalan berubah jadi 14-18. Namun Cheng Kai tampil begitu leluasa di dalam akhir set memproduksi pebulu tangkis peringkat ke-60 bumi yang disebutkan tertutup kutu serta menyerah dengan skor 21-17.

"Dari awal permainan lawan memang benar bermain lepas juga terus menekan saya. Usai interval gim ketiga sebenarnya ada kesempatan bagi saya untuk mengejar poin. Tetapi sayang saya tidak ada sanggup memanfaatkan kesempatan tersebut," ujar Alwi seusai pertandingan disitir dari PBSI, Jumat.

"Bicara tentang pola, sebenarnya teristimewa di dalam gim kedua telah berjalan baik. Tetapi pada pertandingan ini ada kalah atau menang angin lalu saya kalah nekat saja," imbuhnya.

Alwi akan melakukan evaluasi dengan memperbaiki pola permainan teristimewa di dalam area setengah lapangan ke depan yang dimaksud kerap diekspos oleh Cheng Kai selama pertandingan perempat final ini berlangsung.

"Sebagai evaluasi ke depan, saya harus memperbaiki skill, khususnya di dalam area setengah lapangan ke depan. Ini adalah harus dilatih lagi. Tadi pada area itu saya kerap ragu-ragu. Namun, pada dua minggu bergabung kejuaraan ini sebenarnya saya ada progres berbeda dengan sebelum-sebelumnya," kata Alwi.

Artikel ini disadur dari Alwi Farhan akui ketangguhan Cheng Kai dalam drama rubber game