Ekonomi Bisnis

Alasan konsumen pilih kendaraan listrik bekas

9
×

Alasan konsumen pilih kendaraan listrik bekas

Sebarkan artikel ini
Alasan konsumen pilih kendaraan listrik bekas

Ibukota Indonesia (ANTARA) – Tren kendaraan elektrik dalam Indonesia mulai menggeliat, banyak pabrikan otomotif yang tersebut memasarkan kendaraan merek dalam tanah air mengambil bagian dan juga serta bersaing pada segmen tersebut.

Dengan semakin menjamurnya kendaraan EV di dalam tanah air, populasi kendaraan bekasnya pun bergabung turut menjamur. Hal tersebut, dikarenakan sejumlah konsumen yang mencari kendaraan elektrik untuk dijadikan kendaraan pertama elektrik mereka.

Memilih kendaraan elektrik secara tangan kedua, bukanlah tanpa alasan. Menurut pembeli kendaraan berjenis Wuling Air ev, alasan membeli kendaraan elektrik ini secara bekas, akibat miliki harga jual yang tersebut terjangkau kemudian pemanfaatan yang dimaksud sudah ada ditentukan jaraknya.

“Karena tujuannya beli Air ev pre owned adalah untuk anter anak les, anter anak sekolah emang paling enak sih. Dibawa jarak jauh pun juga enak sebenarnya, sebab akurasi jarak dengan penyimpan daya itu sama, benar-benar bagus sih,” kata Veni terhadap ANTARA dalam Kawasan Blok M Square, Jakarta, Kamis (27/06).

Baca juga: BRIN sebut sistem ekologi kendaraan listrik masih belum matang

Baca juga: Mirae Asset prediksi sektor otomotif akan membaik ke kuartal IV-2024

Menurut dia, membeli kendaraan pre-owned Wuling Air ev tidaklah memberikan dirinya perasaan khawatir yang digunakan berlebih. Justru, dirinya mendapatkan berbagai faedah dari unit yang dibelinya.

Pasalnya, kendaraan yang dimaksud sudah ada mendapat berubah-ubah pembaharuan ini, justru memberikan rasa yang digunakan aman pada waktu dikendarai. Berbagai ornamen penting yang digunakan telah dimodifikasi ini, menyebabkan beliau tambahan percaya diri di menggunakan kendaraan tersebut.

“Semuanya udah bagus banget. Kaya rasanya mobil baru dengan modifan aja. Ada arm-rest, jok, speaker, semua di lab chrome, semua udah dipakein soft touch, semua yang digunakan abu-abu diganti hitam jadi lebih lanjut futuristic. Terus mobilnya udah di-PPF itu seharga Rp50 juta. Makannya beruntung dapet ini enak banget si,” ujar dia.

Tidak cuma itu saja, wanita yang digunakan biasa mengendarai BMW ini merasakan perbandingan yang mana cukup sangat dari segi efisiensi biaya di hal perawatan serta pengisian konsumsinya yang dimaksud tidak ada lebih tinggi dari Rp100 ribu.

“Dari sisi biaya listrik maupun perawatan Kalau menurut saya terjangkau banget si, sebab pembanding saya BMW. Jadi worth banget lah gitu untuk beli. Ngecharge 100 persen dalam Voltron Artha Gading, hanya cuma Rp78 ribu,” lanjut dia.

Selain itu, dengan nilai tukar yang cukup terjangkau ini. Membuat dirinya mendapatkan varian yang tersebut paling besar dari kendaraan Wuling Air ev. Jika dibandingkan dengan memilih kendaraan baru.

“Karena buat biaya sekitar Rp200 juta, kalau beli baru itu dapat varian Air ev yang tersebut versi Lite. Akhirnya kita beli Air ev pre-owned yang mana ada garansi 8 tahun, masih aman lah, padahal sisa 6 tahun. Kita coba aja 6 tahun, akibat kalau kita pake ini prinsipnya tidak untuk dijual lagi si dikarenakan pasti rugi,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui bersama, Air ev tipe Long Range sudah ada dibekali dengan layanan multimedia Dual Screen 10.25 inci yang luas serta enak dipandang, center console yang futuristik untuk penyimpanan serta transmission knob.

Meski mempunyai dimensi yang tersebut cukup kompak, mobil ini diyakini oleh Wuling dapat menampung empat khalayak di satu kendaraannya tanpa harus menyiksa penumpang yang berada di dalam bagian belakang.

Untuk menjamin keamanan, Wuling Air ev juga sudah ada dibekali dengan bervariasi layanan keamanan yang dimaksud memberikan rasa percaya diri pengemudinya, seperti 2 airbags, EBS, EBD juga Electronic Stability Control (ESC) yang mengatur stabilitas mobil di jalur yang dimaksud tepat.

Soal kualitas elemen penyimpan daya sudah ada berstandar IP67 Waterproof Battery yang berarti tahan terhadap genangan air kemudian hujan didukung pengisian akumulator easy home charging system, Socket Box untuk pengisian ke luar rumah dan juga Charging Pillar untuk pengisian daya lebih banyak cepat.

Baca juga: Penyebab pelanggan mobil bekas elektrik belum begitu bergairah

Baca juga: OLX Autos siap terima konsumen jual mobil listrik

Baca juga: BYD mengawasi sisi baik penampilan kendaraan elektrik China dalam Indonesia
 

Artikel ini disadur dari Alasan konsumen pilih kendaraan listrik bekas